Officially TK!

Sudah lama, bahkan setahun lebih saya tidak menulis lagi di blog ini. Banyak sekali hal yang telah terlewati yang tidak saya share. Contohnya adalah masalah sekolah. Saat ini Rayi sudah hampir 4 tahun, saya dan suami merasa bahwa Rayi membutuhkan materi belajar yang lebih dari pada yang dia dapatkan di PAUD selama ini. Bukan berarti PAUD tidak bagus, hanya saja saya merasa kurang pas untuk dia, mengingat Rayi agak spesial pakai telur karena tidak pernah mau duduk saat belajar yang mana itu memerlukan perhatian khusus.

Setelah mencari informasi sana-sini, akhirnya kami memutuskan menyekolahkan Rayi di TK dekat rumah. Pertimbangannya adalah karena dekat dengan rumah, biayanya masih terjangkau dan menurut saya cukup baik dibanding sekolah lain sekitar rumah.

Nama sekolahnya adalah TKIT Nabila, terletak hanya beberapa blok dari rumah kami. Karena Rayi belum 4 tahun, jadi dia masuk ke kelompok bermain alias playgroup. Kelas kelompok bermain Rayi hanya terdiri dari 6 orang anak. Kelas Rayi ada di sentra musik. Jadi sekolah ini terdiri dari beberapa sentra, seperti sentra musik, sentra balok, sentra bahan alam, sentra profesi. Setiap hari murid-murid belajar di sentra yang berbeda, misal di sentra profesi mereka akan belajar kegiatan sehari-hari seperti mencuci, menyetrika baju. Kemudian di sentra bahan alam mereka bisa bermain pasir dan air.

Yang saya suka dari sekolah ini adalah setiap bulan sekolah akan memberikan acuan materi pembelajaran yang diajarkan di sekolah sehingga para orangtua juga turut mengajarkan apa yang diajarkan di sekolah.

Awalnya saya khawatir bahwa Rayi sulit untuk beradaptasi di sekolah barunya. Tapi Alhamdulillah di luar dugaan, setelah 3 hari, dia sudah bisa ditinggal. Dan memang pihak sekolah sebenarnya tidak memperbolehkan murid ditunggui di dalam kelas. Jadi setiap harinya, Rayi hanya akan diantar dan dijemput. Sekolahnya setiap hari Senin – Jumat dari pk. 08.00 -11.00 WIB. Setiap hari Rabu ada jadwal makan siang bersama. Setiap Jumat minggu kedua ada jadwal berenang di kolam renang dekat rumah. Uang masuk sekolah untuk kelompok bermain Rp. 4.400.000 sudah termasuk seragam, sedangkan untuk TK lebih murah Rp.200.000. Uang sekolah per bulan Rp. 355.000.

Setelah 3 bulan sekolah di TKIT Nabila, saya merasakan banyak kemajuan pada Rayi, meskipun sampai saat ini dia belum bisa duduk di dalam kelas. Sejak awal masuk sekolah Rayi berani bermain perosotan dan tangga majemuk padahal sebelumnya sewaktu di PAUD dia tidak berani memainkannya. Rasa percaya diri Rayi juga sudah mulai muncul, pada saat lomba 17an di sekolah, dia mau ikut serta dalam lomba. Meski belum lancar, dia juga sudah tahu beberapa doa seperti Al Fatihah, doa mau makan dan 2 kalimat syahadat. Entah kemajuan itu murni karena sekolah atau karena dia memang sudah lebih besar. Yang jelas dia merasa nyaman bersekolah di sana dan rasa nyaman merupakan awal yang bagus untuk belajar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s