Asyik Berenang

Kemarin saya dan suami mengajak Rayi berenang. Kami berenang di kedalaman 1,2m. Di kolam, suami berkali-kali melepaskan Rayi, sehingga seluruh tubuhnya masuk ke dalam air termasuk kepala. Tapi bukannya takut, dia suka. Memang sih, sebelumnya juga dia pernah diajak ‘nyelam’. Ketika ditanya mau lagi, dia jawab lagi. Sampai akhirnya dia tersedak air dan muntah. Meski begitu dia ga kapok, 15 menit kemudian Rayi kami ajak menyelam lagi. Saya kira dia bakal marah, tapi dari mukanya dia fun. Ditanya mau menyelam lagi gak, dia jawab mau. Malah semakin betah di kolam renang.

Melihat dia menikmati air, berani menyelam membuat saya ingin mengajari dia berenang sedini mungkin. Penasaran banget sama bayi-bayi bule yang bisa berenang. Bagaimana cara mengajarinya ya? Saya kira itu adalah insting alami, tapi ketika Rayi kami ceburi ke kolam, dia ga berenang melainkan kepalanya jadi miring ke samping. Namun saat saya posisikan tengkurap di kolam, Rayi langsung menggerak-gerakkan kedua kakinya. Saya tanya “Seru ga Mas?”, dia jawab “Seru!”. Sepertinya kami harus menjadwalkan sebulan sekali Rayi berenang agar lebih mudah mengajarinya saat agak besar nanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s